Hyundai merupakan salah satu merek kendaraan yang cukup banyak digunakan di Indonesia. Wajar saja, mengingat Hyundai memiliki kualitas mumpuni soal otomotif dan telah mendunia seperti saat ini. Namun, masalah kendaraan tak bisa dihindari sebaik apapun kualitasnya.

Salah satu masalah yang sering timbul terutama pada kendaraan roda empat adalah AC. AC Mobil Hyundai biasa mengalami masalah yakni tidak dingin atau bahkan panas saat mengeluarkan udara. Untuk menanganinya, bisa disesuaikan dengan tipe kendaraan itu sendiri meski AC mobil pada dasarnya memiliki komponen serupa.

Menggunakan kendaraan sebenarnya tak cuma harus memperhatikan etika berkendara agar aman, melainkan juga sistem perawatan yang massif. Biasanya, masyarakat memilih service langsung ke bengkel resmi karena memiliki kualitas serta kompetensi karyawan dalam hal perawatan dan perbaikan.

Cara Merawat AC Mobil Hyundai

AC mobil adalah komponen penting, oleh karena itu jangan sampai kerusakan terjadi karena akan sangat mengganggu pengemudi maupun penumpang selama perjalanan. Untuk itu, tips berikut ini perlu diperhatikan:

Rutin Bersihkan Kabin Mobil

Biasanya, unit evaporator mobil terdapat di bagian bawah dashboard kendaraan. Unit ini yang berfungsi untuk menghisap udara pada mobil untuk pendinginan. Oleh sebab itu, evaporator akan sangat berisiko kotor lantaran debu serta kotoran yang berada di dalam kabin. Solusinya, rutinlah membersihkan kabin sekaligus hindari merokok saat AC sedang menyala.

Tutup Kaca saat AC Menyala

Ini adalah kebiasaan yang mungkin kerap diabaikan oleh pengguna mobil, menyalakan AC sambil membuka kaca jendela. Tindakan ini sangat tidak efisien lantaran pertukaran udara akan terganggu karena udara panas tambahan yang masuk ke dalam mobil. Dengan tetap menutup rapat kaca, kinerja kompresor akan lebih optimal karena hanya mempertahankan suhu di dalam mobil sehingga bensin akan lebih hemat.

Pastikan Membersihkan Kondensor

Kondensor AC mobil merupakan komponen di dalam mobil yang berfungsi untuk mengubah freon menjadi bentuk gas sekaligus menjadi bentuk cair guna melalui proses kondensasi. Inilah yang akan mendukung sirkulasi udara, dengan menyerap udara panas pada mobil lalu menggantinya dengan suhu rendah yang lebih dingin.

Kondensor sendiri berada tepat di depan radiator. Fungsi utama kondensor akan bekerja dengan membuang udara panas keluar. Jika komponen ini kotor, maka jelas proses sirkulasi udara akan terhambat dan tidak bisa optimal dalam menyaring udara panas.

Cara membersihkan kondensor sangat mudah, cukup dengan menyemprotkan air sesekali ketika Anda mencuci mobil di bagian permukaan kondensor. Tak perlu membongkar komponen tersebut, melainkan pembersihan eksternal. Sementara perbaikan atau perawatan menyeluruh bisa dilakukan saat service ringan di bengkel resmi.

Upayakan Tempat Teduh saat Parkir

Tips terakhir adalah mengupayakan mobil di parkir di tempat yang teduh. Cara ini memang tidak selamanya bisa dilakukan, terlebih jika parkir kosong hanya tersedia di tempat-tempat yang terik. Namun jika memungkinkan, prioritaskan parkir di lokasi yang rindang.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi udara terlalu panas di dalam mobil. Saat menyalakan mesin mobil dan AC, kompresor akan bekerja ekstra menyaring udara panas yang ada di dalam. Jika teduh, maka kompresor bisa bekerja lebih cepat dalam menstabilkan suhu yang diinginkan. Kebiasaan ini cukup baik untuk membuat daya tahan AC lebih baik.

Beberapa tips merawat onderdil AC MOBIL HYUNDAI di atas bisa Anda terapkan pada semua tipe mobil Hyundai. Ini lebih baik untuk mengantisipasi kerusakan lebih cepat yang membutuhkan biaya besar.